Short Honeymoon in Mercure Hotel Banjarmasin

March 25th 2016

Akhirnya mimpi bermalam di Mercure Hotel kesampaian juga!

Hotel ini terkenal karena dempet alias jadi satu sama the one and only Mall in Banjarmasin, Duta Mall, on A. Yani street (only 1 hour from Banjarbaru). Makanya kalau sabtu minggu susah cari parkir di DM (Duta Mall most called) jangan heran. Ibarat laut dan pantai mereka gak bisa dipisahkan. Parkirnya nyatu, bedanya cuma kalau nginap di Mercure you punya karcis parkir akan distempel logo Mercure. It’s free anyway!

Liburan kali ini dsponsori oleh Abang Arab yang dapet staff rate harga miring. Ada untungnya juga kan Suami kerja di Novotel Banjarbaru yang notabenenya juga dibawah naungan Grup Hotel Accor (Pullman, Novotel, Mercure, Ibis Style, etc).

if u want to find place for holiday, it is recommended. Kolam renangnya segede gaban, viewnya lumayan, cafe buat nongkrong ada, breakfast buffet menu banyak varian nya, kamar juga nyaman. Apalagi dempetan sama Mall bikin nilai jual Mercure meningkat pesat.

Tujuannya utamanya sih nginep sambil nonton Batman Vs Superman gitu biar sesekali ambil midnite show di Bioskop, apa daya tiket sold out waktu pre order. Akhirnya kita belanja belanji ketawa ketiwi narsis sana sini ajašŸ˜‰

Punya suami super baik kayagini sih emang mimpi jadi kenyataan banget. Apapun yang diinginkan pasti diusahakan terwujud, termasuk nginap di Mercure ini. Lumayanlah walaupun gak keluar kota, kami bisa refreshing sejenak dari segala rutinitas. Menikmati obrolan yang lebih panjang dari biasanya dan koleksi foto yang lebih banyak buat kenangannya. Terima kasih Suamiii šŸ˜˜!

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Posted from WordPress for Android

Advertisements

PAMIT (Inspired by Tulus: Pamit)

image

Tubuh saling bersandar
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar

Perlahan punggungmu menghilang dibalik senja
Entah warnanya yang menyembunyikan atau airmataku yang membaurkan
Katamu kita sudah tak bisa bergandengan
Katamu aku hanya memaksakan
Dalam katamu itu, aku tak menemukan kebenaran…

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Inikah ujung perjalanan bahagia yang dulu kau janjikan?
Kau bilang hubungan ini perlu perjuangan
Kau bilang aku takkan pernah ditinggalkan sendirian
Lantas mengapa kau biarkankuĀ memeluk kesepian?
Apakah hanya aku yang takut kehilangan?

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu

Satu detik lalu kau masih menjadi milikku
Menggenggam jemari yang kau lepas perlahan
Apa perpisahan ini yang kau inginkan?

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu

Ribuan pertanyaan hinggap dikepala
Aku tak mampu menjawabnya
Mungkin aku memang bukan fajar yang kau lihat saat membuka mata
Mungkin kau bukan malam yang kutunggu setelah senja

Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Sekarang saatnya aku berjalan
Kita sudah tak satu tujuan
Takkan pernah bisa menjadi sekedarĀ teman
Kamu tahu alasannya, bukan?
Ini… terlalu menyakitkan!

Tying the Knot

image

Disaat wajah pernikahan berubah
Berjanjilah untuk tetap berjalan searah…

(Tuan dalam kepala Nyonya):
Dia berubah!

Bagaimana bisa laki-laki yang dulu kukenal rapi sekarang lupa mencukur kumis sendiri?

Bagaimana mungkin laki-laki yang dulu bilang ‘aku akan selalu ada’ sekarang lebih mencintai kantor dibanding rumahnya?

Bagaimana bisa laki-laki yang dulu selalu memberi kabar tiap setengah jam sekali kini bahkan mampu tak mendengar suaraku dalam sehari?

Apa pernikahan seburuk ini?
Apa aku termakan dusta laki-laki?

(Nyonya dalam kepala Tuan):
Dia tak sama!

Dimana perempuan yang kucintai karena wanginya dulu? Kenapa yang datang padaku perempuan yang selalu berbau bumbu?

Dimana perempuan yang dulu sabar menungguku melamar tapi kini mencerca karena aku bekerja keras hingga tak sempat memberi kabar?

Dimana perempuan yang dulu berkata ‘aku akan setia apapun yang terjadi’ tapi marah hanya karena gajiku telat sehari?

Dimana perempuan itu kini?
Apa pernikahan sefrustasi ini?

Sesungguhnya dalam mata ada cerita…
Tuan dan Nyonya semestinya bicara cinta…

Pernikahan akan menampilkan beribu wajah yang mengejutkan. Tak terpikirkan.

Dia akan menjelma dalam topeng-topeng berbeda bentuk. Tak ayal membuat hati remuk

Hanya karena Tuan berubah bukan berarti Nyonya tak salah

Hanya karena Nyonya tak lagi sama bukan berarti Tuan boleh tak bahagia.

Hanya karena tak sempat bicara
Lalu diam diam mulai lupa dulu menikah karena cinta

Hanya karena jarang memberi ucapan mesra hingga hadiah kecil tak terduga
Lalu diam diam mulai lupa dulu menikah karena bahagia bersamanya

Ijab Qabul adalah gerbang permulaan
Tak mudah mempertanggungjawabkan sesuatu yang dijanjikan dihadapan Tuhan
Ya, tak ada yang bisa menjanjikan kalau semuanya akan mudah
Tapi percayalah Tuhan takkan mengabaikan doa doa indah

Kita bersisian karena kita tahu itulah satu satunya cara untuk saling menyempurnakan…

Ada Apa dengan Duniadhini?

image

Di dalam dunia dhini akan ditemukan banyak sajak dan cerita
Mungkin bukan tentang dirinya
Mungkin akan tentang dunia seisinya dan bagaimana dia memaknainya

Ada apa dengan dunia dhini?

Dia,sama sepertimu
Biasa: kadang terlihat kadang tak nampak
Palsu: dihati geram dibibir tersungging senyuman
Berubah: Saat bahagia tiba-tiba pilu dalam marah terselip haru

Dia akan berbicara tentang banyak masa;
Masalah, masa lalu, masa kini, masa nanti
Tapi dia (dan kamu juga) mesti percaya: Tuhan takkan menaruh masa tanpa pertolongan apa apa

Dhini dan Dunia

Ikutilah bagaimana semesta bekerja
Ia mampu mengadakan yg tiada
Dan tiba tiba meniadakan yg mulanya ada
Kita hanya perlu melaluinya. Ya, melaluinya.

Saya Dhini… dan ini dunia saya
Saya akan menari meski hidup sedang tak ceria
Saya akan menyanyi meski semesta menentangnya
dan saya akan terus menulis,

Karena hanya dengan menulis saya akan terus hidup selamanya
Saya Abadi!